Pemprov Ajukan 2.700 Formasi ASN Bali 2019

Pemerintah Provinsi Bali mengajukan tak kurang dari 2.700 formasi ASN Bali 2019. Jumlah ini terdri dari 2.100 formasi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) dan sebanyak 600 formasi untk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Seperti dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali, Ketut Lihadnyana, kebutuhan tenaga PPPK terutama untuk mengisi jabatan fungsional. Sedangkan formasi PNS untuk mengisi kebutuhan lima skala prioritas program yang telah dicanangkan Pemprov Bali.

Kelima program itu meliputi infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan ketenagakerjaan. Tenaga dengan kualifikasi dan kompetensi pada kelima bidang di atas yang menjadi prioritas dan telah diajukan ke Kemenpan RB.

“Masih ditunggu nanti yang akan keluar berapa Bali mendapat formasi dari Kemenpan RB,” ujar Ketut Lihadnyana seperti dikuti dari tribunnews.com.

Saat ini, menurut Lihadnyana, yang paling banyak dicari Pemprov Bali adalah tenaga IT (informasi teknologi), pegawai yang berkaitan dengan infrastruktur, tenaga akuntansi, dan pegawai yang paham tentang adat, budaya, dan agama.

formasi ASN Bali 2019

Sedangkan untuk formasi PPPK bisa diikuti calon pelamar baik tenaga kontrak yang selama ini telah bekerja maupun masyarakat umum. Namun syarat untuk bisa mengikusi seleksi untuk formasi PPPK adalah berusia maksimal 45 tahun. Sedangkan untuk formasi PNS, maksimal berusia 35 tahun.

Tips untuk Mengikuti Seleksi Formasi CPNS Bali 2019

Seperti diketahui, pemerintah telah mengumumkan secara resmi rencana penerimaan Aparatur Sipil Negara atau ASN 2019. Proses rekrutmen ini rencananya akan dilakuan pada Oktber mendatang. Diperkirakan akan banyak sekali peminat yang akan mendaftar dan mengikuti seleksi penerimaan CPNS.

Tidak hanya berjuang dan bersaing menempati posisi yang diinginkan dengan ribuan calon pelamar lainnya, Anda harus menghadapi tes dengan tingkat kesulitan berbeda. Terdapat tiga tahapan tes yang harus Anda lalui agar bisa dinyatakan lolos sebagai PNS.

Buat anda yang tertarik untuk menngikuti seleksi CPNS Bali 2019 sebaiknya mempersiapkan diri karena kompetensi yang dibutuhkan berbeda dengan daerah lain. Hal pertama yang harus disiapkan sejak dini adalah melengkapi syarat administrasi berupa dokumen penting. Harap diperhatikan masing-masing syarat dokumen yang wajib dilengkapi sedetail mungkin karena jika kurang satu dokumen saja Anda bisa gugur seleksi administrasi.

Patut dipahami jika masing-masing instansi mempunyai syarat administrasi yang berbeda-beda dan wajib dilengkapi oleh peserta tes CPNS. Setidaknya, Anda harus membuat SKCK, surat keterangan sehat, dan surat keterangan bebas narkoba. Dokumen ini dapat disertakan guna mendukung syarat administrasi, selain KTP, KK, ijazah, dan lain sebagainya.

Baca juga: Pemkot Membutuhkan 378 Formasi CPNS Kota Bekasi 2019 

Apabila sudah melengkapi syarat administrasi, selanjutnya Anda harus memiliki pemahaman terhadap soal tes yang akan diujikan sesuai kompetensi yang dibutuhkan.

Untuk ASN Bali 2019, seperti telah dijelaskan di atas, ada baiknya sejak sekarang Anda membekali wawasan, yang meliputi :

Mempelajari Sejarah

Mungkin banyak peserta tes CPNS tahun-tahun sebelumnya yang lupa atau tidak memedulikan poin pertama ini. Meski materi ini acap dipandang sebelah mata, namun memegang peran penting dalam menentukan lolos atau tidaknya tes CPNS. Paling tidak Anda mencari tahu perihal literatur sejarah sebanyak-banyaknya.

Memahami Undang-Undang Dasar 1945

Bisa jadi tes wawasan kebangsaan ini cukup sulit. Tidak hanya sejarah, agar meningkatkan peluang lolos tes formasi CPNS Bogor 2019 setidaknya Anda paham dan hafal berbagai macam pasal di UUD 1945.

Mengatasi hal ini sebaiknya Anda tidak perlu repot-repot menghafal keseluruhan isi dari UUD 1945. Namun, Anda hanya perlu memahami perihal pembagian isi UUD 1945 berdasarkan pembahasan juga.

Matematika

Sudah sejak lama matematika menjadi momok menankutkan di setiap tes karena amat menyulitkan bagi sebagian orang. Dan perlu diingat jika tes CPNS nantinya Anda tidak diperbolehkan menggunakan alat bantu hitung.

Mengantisipasi hal ini Anda bisa kembali mencari tahu dan mengingat-ingat konsep dasar hitungan. Pada dasarnya tes matematika yang diberikan tidaklah sulit, hanya tidak terbiasa saja sehingga merasa kesulitan.

Bahasa, Adat, Budaya, dan Agama

Seperti halnya tes ujian kelulusan sekolah, bahasa memang lebih mudah dipahami ketimbang matematika dan soal-soal sebelumnya. Namun, Anda tidak bisa meremehkan tentang soal bahasa, baik bahasa Inggris maupun Indonesia. Ada baiknya Anda mencari tahu kembali mengenai konsep berbahasa Indonesia, seperti proses pembentukan kata, kalimat, S-P-O-K, dan lain sebagainya. Untuk bahasa Inggris setidaknya Anda harus memperbanyak kosakata baru agar mudah memahami soal yang diberikan. Termasuk pemahaman tentang adat, budaya, dan agama sangat penting jika ingin menjadi PNS di Pemprov Bali.

Demikianlah informasi tentang lowongan formasi ASN Bali 2019 yang semoga bermanfaat untuk anda yang berminat untuk menjadi pegawai negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *