Perbedaan CPNS dan PPPK dalam Penerimaan ASN 2019

Ada perbedaan CPNS dan PPPK dalam penerimaan Aparatur Sipil Negara atau ASN 2019. Selain waktu pendaftaran dan seleksinya yang berbeda, ada berbagai hal lainnya yang membuat keduanya memang tidak sama. Baik menyangkut gaji, tunjangan, hingga fasilitas lainnya.

Seperti diketahui pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) telah mengumumkan secara resmi tentang penerimaan ASIN 2019, baik formasi CPNS atau Calon pegawai Negeri Sipil maupun formasi PPPK atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Tak kurang dari 250.000 calon pegawai baru yang akan diterima dalam proses seleksi ASN 2019 tersebut. Jumlah ini terbagi untuk CPNS sebanyak 100.000 dan 150.000 untuk PPPK.

Rekrutmen pegawai PPPK sebagai pengganti tenaga honorer dibuka sesuai dengan kebutuhan kementerian dan lembaga. Namun meskipun berstatus sama sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), namun kedudukan maupun posisi PPPK tidaklah sama dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

perbedaan CPNS dan PPPK

Buat anda yang berminat untuk mengikuti proses seleksi ASN 2019 sebaiknya mengenali dengan baik perbedaan CPNS dan PPPK agar tidak salah dalam memilih. Lantas apa saja perbedaan keduanya?

Sejumlah Perbedaan CPNS dan PPPK

Pendaftaran seleksi ASN 2019 belum dimulai dan diperkirakan baru akan dilaksanakan setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang baru yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober mendatang. Namun informasi tentang rekrutmen ASN 2019 telah mengundang minat banyak calon pelamar yang bersiap untuk mengikutinya.

Ketentuan tentang pegawai dalam kategori PPPK sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang telah ditandatangani Presiden Jokowi pada Desmber 2018 yang lalu.

Berikut ini sejumlah perbedaan CPNS dan PPPK yang sebaiknya dikenali para calon pelamar agar tidak salah dalam memilih.

Proses Seleksi

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) proses seleksinya bisa diikuti oleh seluruh masyarakat.

Batas usia peserta seleksi untuk menjadi pegawai PPPK adalah minimal 20 tahu dan maksimal satu tahun sebelum batas usia pensiun untuk jabatan atau posisi tertentu.

Status Pegawai

PNS adalah pegawai ASN yang memiliki nomor induk pegawai secara nasional dan pengangkatannya sebagai pegawai tetap dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian. Sedangkan PPPK adalah pegawai ASN yang juga diangkat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian berdasarkan kebutuhan Instansi Pemerintah.

Status untuk pegawai PNS adalah Tetap sedangkan status pegawai PPPK adalah kontrak dengan perjanjian kerja.

Masa Kerja

Untuk masa kerja pegawai PNS sampai usia pensiun, sedangkan pegawai PPPK hanya diikat dengan kontrak dengan durasi minimal satu tahun dan bisa diperpanjang.

Fasilitas dan Gaji

Pegawai jenis PNS akan memperoleh fasilitas, sedangkan PPPK tidak memperoleh fasilitas.
Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2014, berikut ini perbedaan hak dan kewajiban antara PNS dan PPPK.

Baca juga: Pemerintah Akan Buka Lowongan CPNS hingga Tahun 2024

Hak pegawai PNS antara lain:

  • gaji, tunjangan, maupun fasilitas
  • hak cuti
  • adanya jaminan pensiun dan jaminan hari tua;
  • mendapatkan perlindungan
  • memiliki peluang pengembangan kompetensi

Sedangkan hak PPPK antara lain:

  • gaji dan tunjangan
  • hak cuti
  • mendapatkan perlindungan
  • memiliki peluang pengembangan kompetensi

Untuk besaran gaji dan tunjangan untuk pegawai PPPK diatur sesuai dengan ketentuan yang juga diterapkan untuk PNS. Besarnya gaji PNS ini diberikan berdasarkan beban kerja, tanggung jawab, ataupun resiko pekerjaannya.

Selain gaji, pegawai PPPK maupun PNS juga akan menerima tunjangan kinerja dan tunjangan kemahalan yang besarannya sesuai dengan pencapaian kerja.

Pegawai PPPK maupun PNS juga akan menerima tunjangan kemahalan yang besarannya sesuai dengan tingkat kemahalan dari indeks harga yang berlaku di masing-masing daerah.

Itulah berbagai perbedaan CPNS dan PPPK yang disebaiknya diketahui para calon pelamar yang akan mengikuti proses penerimaan ASN 2019, dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *