Test Seleksi CPNS 2019 Gunakan Teknologi CAT Berplatform UNBK

Dalam melaksanakan test seleksi CPNS 2019, Badan Kepegawaian Nasional (BKS) sebagai panselnas akan menggunakan platform UNBK (ujian nasional berbasis komputer) yang disebut CAT (Computer Assisted Test). Teknologi CAT inilah yang akan membuat perhitungannya lebih cepat sehingga pengumumannya juga bisa dilakukan lebih cepat.

Dalam tes tertulis ASN ini juga tidak ada jawaban yang dianggap salah karena semua jawaban dianggap benar. Hanya saja bobot nilai untuk setiap jawaban berbeda-beda dimana total nilai yang ada menjadi penentu kelolosan calon peserta. Panitia memiliki standar nilai yang disebut passing grade yang digunakan untuk menilai apakan peserta bisa lolos atau tidak.

Pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang materi soal tes CPNS 2019 yang tidak jauh berbeda dengan soal tes pada tahun sebelumnya. Untuk Bahan tes ASN 2019 dibuat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) yang juga masuk dalam anggota panselnas CPNS 2019.

Penerapan Teknologi CAT BKN

Seperti dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir, pihaknya memang mendapat tugas untuk membuat soal CPNS. Begitu juga untuk materi soalnya beda dengan tes CPNS tahun sebelumnya. “Test seleksi ASN 2019 dilaksanakan dengan platform UNBK (ujian nasional berbasis komputer),” katanya seperti dikutip dari Jawa Pos.

teknologi CAT BKN

Platform UNBK inilah yang kemudian populer dengan sebutan CAT (Computer Assisted Test). CAT menurut BKN (Badan Kepegawaian Negara) merupakan metode seleksi CPNS yang dilaksanakan dengan bantuan komputer yang menjamin standar kompetensi dasar CPNS. Melalui standarisasi yang telah ditetapkan, hasil tes CPNS diharapkan melampaui standar minimal kompetensi dasar tersebut agar seorang calon pelamar CPNS bisa lolos.

Standar kompetensi dasar CPNS ini ditetapkan BKN untuk mewujudkan profesionalisme PNS. Teknologi CAT ini juga sering digunakan untuk ujian kompetensi pegawai maupun pembinaan PNS di berbagai instansi.

Nah, untuk seleksi ASN 2019 teknologi CAT akan digunakan untuk pelaksanaan tes TKD (Tes Kompetensi Dasar). Untuk memudahkan pelaksanaan tes CPNS 2019 yang akan dilakukan secara serentak, stasiun CAT BKN akan didistribusikan ke berbagai provinsi di Indonesia.

Teknologi CAT BKN ini ternyata telah mendapatkan penghargaan dan tercatat hak ciptanya di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM. Standarisasi kualitas proses seleksi CPNS melalui teknologi CAT ini setidaknya mencakup 3 aspek penting, yaitu meliputi:

Cepat

CAT BKN memberikan jaminan bahwa nilai hasil ujian peserta CPNS akan langsung keluar setelah selesai ujian sehingga bisa diketahui secara langsung tanpa perlu menunggu.

Akuntabel

Jawaban yang diberikan peserta CPNS pada setiap soal CAT BKN akan termonitor sehingga hasil ujiannya bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan bila terjadi hal tak terduga saat ujian akan bisa langsung diaudit oleh sistem.

Transparan

Selain proses ujian yang termonitor, hasil tes dengan teknologi CAT BKN juga bisa dipantau oleh semua pihak yang membutuhkan. Termasuk pergerakan nilai dari sejak soal dikerjakan sampai selesai dan terjawab semua juga bisa dilacak dengan mudah sehingga transparan.

Seperti telah dijelaskan di atas, teknologi CAT BKN diterapkan terutama untuk pelaksanaan tes TKD (Tes Kompetensi Dasar). Untuk komposisi soal TKD pada seleksi ASN 2019 tidak berbeda dengan tes CPNS 2018.

Dalam tes TKD ini ada 100 soal yang mesti dikerjakan oleh peserta CPNS dalam waktu 90 menit. Jumlah soal TKD ini terdiri dari beberapa kelompok soal, yaitu meliputi tes kewarganegaraan (TWK) sebanyak 35 soal, tes intelejensia umum(TIU) ada 30 soal, dan tes karakteristik pribadi (TKP) 35 soal.

Demikianlah informasi tentang test seleksi CPNS 2019 yang akan menggunakan platform UNBK yang populer disebut teknologi CAT BKN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *